MTsN 1 Palembang Sosialisasi Apliaksi Rapot Digital, Peserta Temui Kendala

68

Palembang, Inmas.
MTs Negeri 1 Koa Palembang menggelar pelatihan pengisian Aplikasi Rapot Digital (ARD) semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019 di ruang lab komputer, Sabtu (18/5). Selain dari kalangan sendiri, pelatihan juga melibatkan para operator dari madrasah anggota KKM MTsN Negeri 1 Palembang.
Dikutip dari laman sumsel.tribunnews.com, ARD Madrasah merupakan salah satu implementasi dari Juknis Penilaian Hasil Belajarpada MI (SK Dirjen Pendis Nomor 5161 Tahun 2018), MTs (SK Dirjen Pendis Nomor 5162 Tahun 2018), dan MA (SK Dirjen Pendis Nomor 3751 Tahun 2018). ARD diapliaksi mulai dari Tahun Pelajaran 2018/2019.
“Aplikasi ini sangat penting jadi kami sengaja mengumpulkan bapak ibu termasuk dari madrasah swasta anggota KKM kami MTsN 1 Palembang untuk sama sama belajar sampai paham, sampai mengerti. Dan nanti kami harap teman teman dari madrasah KKM untuk menularkan ilmunya ke teman teman di sekolahnya,” kata kepala madrasah Drs. Tugino, M.Pd.I saat membuka kegiatan tersebut
Sementara wakil kepala madrasah bidang kurikulum Hilayati, M.Pd.I menambahkan sengaja mengundang para operator dari madrasah anggota KKM karena penggunaan ARD ini sifatnya permanen dan harus benar benar dipahami jadi para operator yang memang lebih memahami ini agar mampu mensosialisasikan kembali kepada para guru di madrasahnya.
Pada praktiknya, para peserta masih menemui sejumlah kendala. Hal ini disampaikan para peserta. “Susah login, bisa juga login tapi pas ngisi nilai mata pelajaran jumlahnya tidak keluar, ga bisa menyimpan, nilainya pindah ke kolom lain lambat. dan sudah mengisi semua nilai tiba-tiba pas mau di simpan eror,” kata sejumlah peserta mengeluh
Bukan hanya itu, mereka juga menyayangkan karena menurut proktor di MTsN 1 Palembang sulit untuk mengerjakan ARD di rumah atau tempat lain karena membutuhkan server. “Ngisinya di sekolah tapi ada kendala begini bisa bisa ga selesai rapot semester ini,” kata yang lain
Menurut proktor Musa, ARD sebelumnya dapat diakses secara online pada semester 1 lalu. Namun, saat itu MTs N 1 Palembang belum jadi menerapkan karena saat akan melakukan pengisian rapot database yang sudah diinput di apliaksi bermasalah. Akhirnya kata dia semester 2 ini pihaknya siap menerapkan.
“Kalo dari apliaksinya tidak ada kendala. Kenapa ada kendala kendala itu karena pengaruh jaringan lokal di sini,” terangnya
Pada ARD lanjutnya, proses pertama dilakukan oleh operator sekolah yang bertugas menginput database mulai dari identitas sekolah, data wali kelas dan data kelas per rombelnya. Setelah itu, para guru mata pelajaran melakukan akses ke apliaksi dengan mengisi nilai mata pelajaran. Selanjutnya, akses bagi wali kelas mengolah nilai hingga proses cetak rapot. (Tgh)
[penci_button link=”https://www.facebook.com/photo.php?fbid=528167457588193&set=pcb.528167964254809&type=3&theater” icon=”fa fa-address-book” icon_position=”left”]FOTO LAINYA[/penci_button]